Business

Latest Posts

Apa Itu Dekstop Environment Pada Linux?

- Sabtu, 29 Juni 2019 No Comments

Bismillah..oke sob pada artikel kali ini admin akan sharing perihal Apa itu Dekstop Environment pada Linux?. kata Dekstop Environment atau biasa disingkat DE pada Linux ini pastinya sudah tidak aneh lagi didengar oleh para user Linux sob, tapi mungkin akan terdengar aneh bagi User Windows akut atau (hanya mengenal Windows) hehe.

Pada ketika kita akan mencoba menginstal linux pada laptop/PC kita, niscaya kita sedikit galau untuk menentukan Distro Linux apa yang akan digunakan teladan Ubuntu,Xubuntu,Kubuntu,Lubuntu,Linuxmint,UbuntuMate,Kali Linux,Elementary OS dan masiih banyak lagi sob, sehingga sebab saking banyaknya Distro linux mungkin jadi galau ya hehe.

Nah selain kita menentukan distro linux kita juga harus menentukan juga Dekstop Environment apa yang akan dipakainya. Contohnya menyerupai GNOME,XFCE,KDE,cinnamon dan lainnya.

Jadi Apa sih Pengertian Dekstop Environment?
Sederhananya Dekstop Environment ialah Tampilan antar muka yang ada pada layar kita atau dengan melihat adanya dekstop itu sendiri menyerupai teladan paling gampangnya itu pada windows ada start menu,taskbar,notification kafe dan lain-lain. Makara sederhananya apaun yang ditampilkan di layar itu ialah DE.

Nah Secara Umum Dekstop Environment itu sanggup digambarkan GUI kepanjangannya ialah Graphic User Interface dari dekstop yang ada pada linux. Pada Sebuah sistem Operasi linux dekstop environment ini tidak hanya meliputi dai cuilan GUI saja sob, dekstop  environment juga  sudah terintegrasi dengan pembawaan Tweak, Utilities atau Program keren lainnya pada paket instalasinya.
oke sob pada artikel kali ini admin akan sharing perihal Apa itu Dekstop Environment pada  Apa Itu Dekstop Environment pada Linux?

Makara jikalau anda sudah menginstal salah satu Dekstop Environment pada distro linux anda maka tiap DE nya itu akan membawakan penampilan serta performa yang berbeda sob.
Seperti halnya Distro Ubuntu itu biasanya ia menggunakan Dekstop Environment GNOME yang didalamnya berbagai kegiatan yang memudahkan kita untuk memodifikasi si distronya supaya lebih kece dan sangat sanggup diandalkan dalam bekerja. pada sebuah dekstop environment itu juga terdapat berbagai TWEAK,Utilities yang sangat Keren dan membantu Penggunanya.

Oh sekedar aksesori saja pada setiap Dekstop Environment itu berbeda-beda dalam pemakaian RAM dan CPU nya sob contohnya pada Pengalaman Admin ketika Laptop admin menggunakan Ubuntu 18.04LTS dengan Dekstop Environment nya itu GNOME Laptop admin lama-lama terasa Ngos-Ngosan ketika digunakan multitasking musik dan Browsing juga terasa Shuterr dan Lag nya. Setelah dicari tau penyebabnya itu RAM laptop admin yang terbatas sebab DE GNOME sanggup menggunakan RAM 500-800 kira-kira, kesudahannya latop admin kini menggunakan distro XUBUNTU yang dimana itu UBUNTU yang menggunakan Dekstop Environmentnya XFCE. Untuk Dekstop Environment XCFE sendiri tidak mengecewakan sedikit menggunakan RAMnya sob kurang lebihnya 200-400Mb an lah jadi sangat lancar digunakan di laptop admin hehe.

oke sob pada artikel kali ini admin akan sharing perihal Apa itu Dekstop Environment pada  Apa Itu Dekstop Environment pada Linux?

Makara pada dasarnya sebelum anda menggunakan Distro dan Dekstop Environment Linux itu sebaiknya ketahui dulu Spesifikasi dari laptop/PC punya anda sob. jadi Bisa diadaptasi mana yang lebuh Optimal dijalankan pada laptop.PC anda, contohnya Laptop low end mungkin anda sanggup instal Ubuntu lite,Xubuntu,Lubuntu dan jikalau Laptop Mid atau High End itu Kubuntu yang menggunakan Dekstop Environment KDE atau mungkin sanggup menggunakan Ubuntu Mate dan DE Cinnamon.

Oke semoga bermanfaat...
sekian dan terimaksih...


Mengenal Linus Torvalds Sang Pembuat Linux Dan Git

- Jumat, 14 Juni 2019 No Comments

Bismillah baiklah sob pada artikel kali ini admin akan membahas sedikit perihal Seorang yang sangat luar biasa alasannya yaitu ia telah menciptakan serta membukakan jalan gres bagi semua orang sob yang tentunya di bidang pengoperasian komputer ya.



Linus Torvalds..ya sedikit dari anda mungkin ini akan terdengar gila sob khususnya pengguna Windows akut.  ya...Linus torvalds yaitu Pembuat Kernel Linux dan Git sob, Mungkin sebagian besar dari anda telah mengetahuinya bahwa Linus Torvalds itu yaitu pembuat Linux dan Git, akan tetapi niscaya bagi anda niscaya gres mengetahuinya.



Linus Benedict Torvalds atau Linus Torvalds yaitu seorang programmer asal Finlandia yang Membuat Kernel Linux sob. Kernel Linux yang dibuatnya Populer dipakai Orang-orang alasannya yaitu Berlisensi Gratis dan Open Source dimana si Penggunanya sanggup Mengubah dan Memodifikasi Systemnya Sendiri sob.

Linus lahir di Helsinki,Finlandia pada Tanggal 28 Desember 1969. Linus telah berkecimpung di dunia Komputer dan Programnya ketika ia berusia 10 tahun sob dengan melalui Komputer Commodore VIC-20 Milik kakeknya.


Saat Linus Berkuliah di Universityof Helsinky, Finlandia ia mulai memperdalam ilmunya terhadap pemrograman, Dikala itu Linus tertarik pada Komputer milik Universitasnya yang memakai Sistem Operasi UNIX, kemudian iapun mencoba mengembangkannya dan ia berhasil membuatnya dan diberi nama Linux  yang mungkin saja akronimnya dari UNIX ya sob.

Pada ketika Linus memperkenalkan Linux ia memposting pesan kepada Pengguna Komputer di seluruh dunia ,yang dimana Linux yaitu Berlisensi gratis dimana Penggunanya sanggup mengunduh Software Gratis (No Bajakan sob:v), dan juga Open Source yang dimana para penggunanya sanggup memodifikasinya sesuai tujuan dan cita-cita user.
Linux sendiri yaitu sebuah kernel varian MINIX. Berbicara perihal MINIX, MINIX, yaitu sebuah sistem yang bertipe Unix yang di di rilis dan dikembangakan oleh Andrew S. Tanenbaum pada tahun 1987, dan juga merupakan sistem bertipe Unix yang di tujukan untuk pengguna akademis





Waktu demi waktu dimana Linux kernel sudah dikenal banyak orang, Proyek Linux Kerel mulai memakai Distributed VCS (DVCS) Berbayar yang Bernama BitKeeper.

Kemudian pada tahun 2005, Hubungan antara Komunitas yang berbagi Linux kernel dan perusahaan komersil yang berbagi BitKeeper Putus dan tools free-of-charge nya pun ditarik. hal ini jadi Mengharuskan Pengembang Linux atau Linus Torvalds untuk menciptakan sendiri toolsnya. Berdasarkan pengalaman dan pelajaran yang didapatkan selama bersama BitKeeper, Beberapa tujuan sistem barupun dibentuk (Dibuatnya GIT)


1.Kecepatan

2.Desain Sederhana
3.Dukungan berpengaruh untuk pengembangan non-linear( banyak branch/cabang)
4.sepenuhnya terdistribusi
5.Mampu menangani proyek besar ibarat kernel linux dengan efisien.


jadi semenjak  kelahirannya pada tahun 2005,Git telah terlibat dan makin matang untuk dipakai pada proyek. Git sangat efisien dipakai alasannya yaitu mempunyai sistem percabangan/branch system yang luar biasa untuk pengembangan non-linear. Sampai ketika ini Kernel Linux terus berkembang dilanjutkan oleh Torvalds, juga banyak dikembangkan juga di komunitas-komunitas Linux diseluruh dunia juga.



semoga bermanfaat...
sekian dan terimakasih...